Saturday, November 19, 2016

BELAJAR MENYANYI BAGI PEMULA

22 Mar
Bagi anda yang ingin belajar bernyanyi, nah, berikut ini ada 6 langkah praktis untuk bisa menyanyi dengan baik dan benar :
1. Teknik Pernafasan (Ini merupakan motor penggerak). Dalam bernyanyi, pernafasan itu sangat penting karena bernafas dengan baik akan sangat membantu dalam membentuk suara serta dapat memenuhi prasering atau panjang dan pendeknya suatu kumpulan nada, ada bermacam-macam olah pernafasan, yaitu :
0. Pernafasan CLAVICULAIR (dengan memakai pundak).
0. Pernafasan COSTROL (dengan dada).
0. Pernafasan DIAFRAGMA (ini yang paling baik).
*Proses atau cara melatih pernafasan yang baik dan benar :
#Pernapasan yang buruk akan mengakibatkan produksi suara yang buruk, teknik pernapasan yang tidak benar akan menghasilkan suara yang tidak berkualitas.Menghirup napas yang baik untuk menyanyi adalah menggunakan mulut dan hidung secara bersama-sama, terutama pada waktu menghirup dengan cepat dan dalam jumlah yang banyak. *Cara bernapas yang baik pada saat bernyanyi sebagai berikut : ~ Jangan menggunakan cara pernapasan di mana pada waktu menghirup udara, dada dan bahu terangkat, ini membuat leher menjadi tegang dan mengganggu produksi suara. ~ Padawaktu bernapas daerah sekitar lingkar perut mengembang dan pada waktu membuang napas mengempis. Pada waktu menghembuskan napas untuk memproduksi suara, otot-otot di sekitar perut mengencang dan secara konstan mendorong ke dalam (mengempis) dengan berlahan-lahan dan terus-menerus sampai kalimat lagu habis. Ini yang disebut SUPPORT dan SUSTAIN. + Tarik nafas atau hirup nafas anda dalam 8 hitungan (8 detik) : 1 2 3 4 5 6 7 8
+Tahan nafas saudara dalam 4 hitungan (4 detik) : 1 2 3 4
+ Keluarkan nafas anda dengan berdesis ( suara ular!) dalam 8 hitungan : 1 2 3 4 5 6 7 8
+Bisa juga hal itu disebut 8 4 8 karena menghirup nafas dalam 8 hitungan, menahan nafas dalam 4 hitungan dan mengeluarkan nafas dalam 8 hitungan. Lakukan latihan itu berulang-ulang, dan saat mengeluarkan nafas, desis anda bisa diganti dengan mengucapkan mo atau me atau mu, dll.
2. *Intonasi (Penguasaan Notasi). Intonasi adalah pembidik nada yan tepat atau menyanyikan nada dengan tepat. Untuk bisa memiliki intonasi yang baik, kita sebaiknya berlatih dengan alat music seperti piano atau keyboard supaya nada yang kita mainkan pasti dan terkontrol. Tapi hal ini dapat diakali jika kita tidak memiliki alat music tersebut. Kita bisa merekam suara piano tersebut di handphone kita dan kita dapat pelajari sewaktu-waktu. Contoh : Kita dapat memainkan tangga nada C kemudian D dan E secara berurutan di piano atau gitar(mungkin kita bisa minta teman kita untuk memainkannya), kemudian kita rekan di handphone. Nada yang dapat direkam mungkin adalah sebagai berikut :
+ Secara Ascending : Do Re Mi Fa Sol La Si Do dan Descending : Do Si La Sol Fa Mi Re Do atau
+Secara Ascending : Do Mi Re Fa Mi Sol Fa La Sol Si La Do Si dan dan Descending : Do La Si Sol La Fa Sol Mi Fa Re Mi Do. Anda bisa melakukan variasi lain misalnya :
+Secara Ascending : Do Re Mi Fa Re Mi Fa Sol Mi Fa Sol La Si Sol La Si Do dan Descending : Do Si La Sol Si La Sol Fa La Sol Fa Mi Sol Fa Mi Re Fa Mi Re Do
3. Irama, Birama dan Tempo. Seorang penyanyi yang baik seharusnya belajar untuk bisa menguasai bermacam-macam irama atau jenis aliran music seperti : Chaca, Pop, Waltz dan sebagainya. Dia juga harus mengetahui birama lagu, apakah 4/4, ¾ atau 2/4, dan mesti mengikuti tempo (lambat-cepat) lagu.
4. Penguasaan Artikulasi (pengucapan kata). Seorang penyanyi selain harus menguasai dan mengahfalkan syair (lirik) lagu dengan baik, juga harus mengucapkan kata-katanya dengan jelas dan tegas. Untuk membantu agar dapat memberi “jiwa” pada lagu tersebut, harus juga memahami isi dan maksud yangterkandung dalam lagu. Ada beberapa cara praktis untuk meningkatkan artikulasi anda, yaitu dengan mengucapkan vocal : A I U E O
5. Tehnik Vibrasi. Vibrasi adalah suatu bentuk suara yang bergetar dan bergelombang dalam tehnik oleh vocal, vibrasi ini merupakan tahap finishing. Fungsinya biar terdengar lebih merdu dan indah. Kalau mau tahu contoh vibrasi yaitu ketika seseorang tertawa terbahak-bahak, suara akan terdengar bergetar dan bergelombang. Kemudian dalam dunia tarik suara, bentuk dasar tersebut dikembangkan menjadi sebuah tehnik dalam bernyanyi yang disebut vibrasi.
6. Sikap Tubuh Dan Kondisi Saat Menyanyi. Selain hal-hal diatas, ada hal lain yang harus diperhatikan, yaitu sikap tubuh dalam bernyanyi, baik dalam latihanmaupun pada saat kita sedang tampil di panggung/podium. Mengapa sikap tubuh sangat berpengaruh pada sirkulasi nafas yang merupakan unsur penting dalam bernyanyi. Sikap ini harus dilatih, baik sikap duduk maupun sikap berdiri. sikap tubuh sangat mempengaruhi produksi suara seorang penyanyi baik penyanyi solo maupun penyanyi paduan suara. Pada saat menyanyi tubuh harus dalam kondisi yang rileks (bukan santai). Tubuh yang rileks dimaksudkan agar suara yang dihasilkan juga rileks dan tidak tegang. Untuk menciptakan suasana yang rileks sebelum bernyanyi diperlukan suatu relaksasi atau pelemasan tubuh dengan cara bersenam, memijat, dll. Relaksasi perlu dilakukan pada saat latihan dan juga pada setiap sebelum penampilan, apalagi pada saat berlomba. Mental yang tegang mengakibatkantubuh menjadi tegang pula, sehingga suara yang dihasilkan tidak maksimal.Posisi tubuh dalam menganyi harus mendapat perhatian. Posisi yang baik adalah berdiri dengan membagi beban yang sama pada dua kaki dan menempatkan kaki sedemikian rupa sehingga menjadi seimbang, terutama agar tubuh juga dapat ikut bergerak mengkespresikan dari lagu yang dinyanyikan. Pada posisi menyanyi sambil duduk, posisi tubuh bagian pinggang ke atas harus dalam kondisi yang sama dengan posisi tubuh bagian pinggang ke atas pada saat sedang berdiri. Posisi tubuh yang gagah sangat dibutuhkan.Ekspreasi wajah pada saat menyanyi juga sangat menentukan. Pada saat mengambil nada-nada yang tinggi perlu konsentrasi dalam menyanyikannya, maka alis dapat dinaikan, serta pipi seperti seorang yang sedang tersenyum dan jangan lupa untuk membuka mulut yang lebar sesuai dengan ketentuan yang biasa dilakukan dalam menyanyi. Pada saat menyanyi memang nampak wajah akan terlihat jelek, namun suara yang dihasilkan akan jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan kalau kita menyanyi hanya ingin menampilkan penampilan saja.

BELAJAR MENYANYI BAGI PEMULA

22 Mar
Bagi anda yang ingin belajar bernyanyi, nah, berikut ini ada 6 langkah praktis untuk bisa menyanyi dengan baik dan benar :
1. Teknik Pernafasan (Ini merupakan motor penggerak). Dalam bernyanyi, pernafasan itu sangat penting karena bernafas dengan baik akan sangat membantu dalam membentuk suara serta dapat memenuhi prasering atau panjang dan pendeknya suatu kumpulan nada, ada bermacam-macam olah pernafasan, yaitu :
0. Pernafasan CLAVICULAIR (dengan memakai pundak).
0. Pernafasan COSTROL (dengan dada).
0. Pernafasan DIAFRAGMA (ini yang paling baik).
*Proses atau cara melatih pernafasan yang baik dan benar :
#Pernapasan yang buruk akan mengakibatkan produksi suara yang buruk, teknik pernapasan yang tidak benar akan menghasilkan suara yang tidak berkualitas.Menghirup napas yang baik untuk menyanyi adalah menggunakan mulut dan hidung secara bersama-sama, terutama pada waktu menghirup dengan cepat dan dalam jumlah yang banyak. *Cara bernapas yang baik pada saat bernyanyi sebagai berikut : ~ Jangan menggunakan cara pernapasan di mana pada waktu menghirup udara, dada dan bahu terangkat, ini membuat leher menjadi tegang dan mengganggu produksi suara. ~ Padawaktu bernapas daerah sekitar lingkar perut mengembang dan pada waktu membuang napas mengempis. Pada waktu menghembuskan napas untuk memproduksi suara, otot-otot di sekitar perut mengencang dan secara konstan mendorong ke dalam (mengempis) dengan berlahan-lahan dan terus-menerus sampai kalimat lagu habis. Ini yang disebut SUPPORT dan SUSTAIN. + Tarik nafas atau hirup nafas anda dalam 8 hitungan (8 detik) : 1 2 3 4 5 6 7 8
+Tahan nafas saudara dalam 4 hitungan (4 detik) : 1 2 3 4
+ Keluarkan nafas anda dengan berdesis ( suara ular!) dalam 8 hitungan : 1 2 3 4 5 6 7 8
+Bisa juga hal itu disebut 8 4 8 karena menghirup nafas dalam 8 hitungan, menahan nafas dalam 4 hitungan dan mengeluarkan nafas dalam 8 hitungan. Lakukan latihan itu berulang-ulang, dan saat mengeluarkan nafas, desis anda bisa diganti dengan mengucapkan mo atau me atau mu, dll.
2. *Intonasi (Penguasaan Notasi). Intonasi adalah pembidik nada yan tepat atau menyanyikan nada dengan tepat. Untuk bisa memiliki intonasi yang baik, kita sebaiknya berlatih dengan alat music seperti piano atau keyboard supaya nada yang kita mainkan pasti dan terkontrol. Tapi hal ini dapat diakali jika kita tidak memiliki alat music tersebut. Kita bisa merekam suara piano tersebut di handphone kita dan kita dapat pelajari sewaktu-waktu. Contoh : Kita dapat memainkan tangga nada C kemudian D dan E secara berurutan di piano atau gitar(mungkin kita bisa minta teman kita untuk memainkannya), kemudian kita rekan di handphone. Nada yang dapat direkam mungkin adalah sebagai berikut :
+ Secara Ascending : Do Re Mi Fa Sol La Si Do dan Descending : Do Si La Sol Fa Mi Re Do atau
+Secara Ascending : Do Mi Re Fa Mi Sol Fa La Sol Si La Do Si dan dan Descending : Do La Si Sol La Fa Sol Mi Fa Re Mi Do. Anda bisa melakukan variasi lain misalnya :
+Secara Ascending : Do Re Mi Fa Re Mi Fa Sol Mi Fa Sol La Si Sol La Si Do dan Descending : Do Si La Sol Si La Sol Fa La Sol Fa Mi Sol Fa Mi Re Fa Mi Re Do
3. Irama, Birama dan Tempo. Seorang penyanyi yang baik seharusnya belajar untuk bisa menguasai bermacam-macam irama atau jenis aliran music seperti : Chaca, Pop, Waltz dan sebagainya. Dia juga harus mengetahui birama lagu, apakah 4/4, ¾ atau 2/4, dan mesti mengikuti tempo (lambat-cepat) lagu.
4. Penguasaan Artikulasi (pengucapan kata). Seorang penyanyi selain harus menguasai dan mengahfalkan syair (lirik) lagu dengan baik, juga harus mengucapkan kata-katanya dengan jelas dan tegas. Untuk membantu agar dapat memberi “jiwa” pada lagu tersebut, harus juga memahami isi dan maksud yangterkandung dalam lagu. Ada beberapa cara praktis untuk meningkatkan artikulasi anda, yaitu dengan mengucapkan vocal : A I U E O
5. Tehnik Vibrasi. Vibrasi adalah suatu bentuk suara yang bergetar dan bergelombang dalam tehnik oleh vocal, vibrasi ini merupakan tahap finishing. Fungsinya biar terdengar lebih merdu dan indah. Kalau mau tahu contoh vibrasi yaitu ketika seseorang tertawa terbahak-bahak, suara akan terdengar bergetar dan bergelombang. Kemudian dalam dunia tarik suara, bentuk dasar tersebut dikembangkan menjadi sebuah tehnik dalam bernyanyi yang disebut vibrasi.
6. Sikap Tubuh Dan Kondisi Saat Menyanyi. Selain hal-hal diatas, ada hal lain yang harus diperhatikan, yaitu sikap tubuh dalam bernyanyi, baik dalam latihanmaupun pada saat kita sedang tampil di panggung/podium. Mengapa sikap tubuh sangat berpengaruh pada sirkulasi nafas yang merupakan unsur penting dalam bernyanyi. Sikap ini harus dilatih, baik sikap duduk maupun sikap berdiri. sikap tubuh sangat mempengaruhi produksi suara seorang penyanyi baik penyanyi solo maupun penyanyi paduan suara. Pada saat menyanyi tubuh harus dalam kondisi yang rileks (bukan santai). Tubuh yang rileks dimaksudkan agar suara yang dihasilkan juga rileks dan tidak tegang. Untuk menciptakan suasana yang rileks sebelum bernyanyi diperlukan suatu relaksasi atau pelemasan tubuh dengan cara bersenam, memijat, dll. Relaksasi perlu dilakukan pada saat latihan dan juga pada setiap sebelum penampilan, apalagi pada saat berlomba. Mental yang tegang mengakibatkantubuh menjadi tegang pula, sehingga suara yang dihasilkan tidak maksimal.Posisi tubuh dalam menganyi harus mendapat perhatian. Posisi yang baik adalah berdiri dengan membagi beban yang sama pada dua kaki dan menempatkan kaki sedemikian rupa sehingga menjadi seimbang, terutama agar tubuh juga dapat ikut bergerak mengkespresikan dari lagu yang dinyanyikan. Pada posisi menyanyi sambil duduk, posisi tubuh bagian pinggang ke atas harus dalam kondisi yang sama dengan posisi tubuh bagian pinggang ke atas pada saat sedang berdiri. Posisi tubuh yang gagah sangat dibutuhkan.Ekspreasi wajah pada saat menyanyi juga sangat menentukan. Pada saat mengambil nada-nada yang tinggi perlu konsentrasi dalam menyanyikannya, maka alis dapat dinaikan, serta pipi seperti seorang yang sedang tersenyum dan jangan lupa untuk membuka mulut yang lebar sesuai dengan ketentuan yang biasa dilakukan dalam menyanyi. Pada saat menyanyi memang nampak wajah akan terlihat jelek, namun suara yang dihasilkan akan jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan kalau kita menyanyi hanya ingin menampilkan penampilan saja.

Bissmillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatu

Disini saya akan memberi penjelasan bagaimana  Cara agar suara merdu ketika baca Al-Quran..Tapi sebelumnya kita harus tau dulu hukum melagukan al-quran itu yang sudah saya tuliskan di bawah ini:

1- Dibolehkan memperindah suara bacaan Al Qur’an dan perbuatan seperti itu tidaklah makruh. Bahkan memperindah suara bacaan Al Qur’an itu disunnahkan.
2- Memperbagus bacaan Al Quran memiliki pengaruh, yaitu hati semakin lembut, air mata mudah untuk menetes, anggota badan menjadi khusyu’, hati menyatu untuk menyimak, beda bila yang dibacakan yang lain.
Itulah keadaan hati sangat suka dengan suara-suara yang indah. Hati pun jadi lari ketika mendengar suara yang tidak mengenakkan.
3- Diharamkan Al Quran itu dilagukan sehingga keluar dari kaedah dan aturan tajwid atau huruf yang dibaca tidak seperti yang diperintahkan. Pembacaan Al Quran pun tidak boleh serupa dengan lagu-lagu yang biasa dinyanyikan, bentuk seperti itu diharamkan.
4- Termasuk bid’ah kala membaca Al Quran adalah membacanya dengan nada musik.
5- Disunnahkan mendengarkan bacaan Al Quran yang sedang dibaca dan diam kala itu.
6- Disunnahkan membaca pada shalat ‘Isya’ dengan surat qishorul mufashol seperti surat At Tiin.
Apa yang Dimaksud “Yataghonna bil Quran”?
Kata Imam Nawawi bahwa Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah juga kebanyakan ulama memaknakan dengan,
يُحَسِّن صَوْته بِهِ
“Memperindah suara ketika membaca Al Quran.”
Namun bisa pula maknanya ‘yataghonna bil quran’ adalah mencukupkan diri dengan Al Quran, makna lain pula adalah menjaherkan Al Qur’an. Demikian keterangan Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim 6: 71.
oke kita langsung saja ke bagian inti yaa!!
1.Niat, 
         maksudnya kita harus punya niat yang kuat untuk menjadi qori ,karena tantangan dan hambatan untuk   menjadi qori itu sangatlah berat 

2.LATIHAN NAFAS
            
1.      Posisi duduk bersilah atau berdiri: khusyu’ memohon kepada ALLAH AWT, agar mendapat anugerah nafas yang panjang (normal) umtuk membaca AL-Qur’an.
2.      Tutuplah lubang hidung, salah satunya dengan telnujuk kemudian mulai tarik nafas kita panjang-panjag, seberapa kuat perlahan-lahan sekali.
3.      Sesudah itu, jangan dihembuskan dahulu. Melainkan harus ditahan dulu udara yang kita hirup dari hidung itu didalam paru-paru kita (ditahan dulu selama mungkin) lebih lama lebih bagus berharap.
4.      Kemudian baru dihembuskan perlahan-lahan melalui rongga hidung lagi lakukan dari no 2-4 tersebut di atas di ulang berkali-kali 10-15 menit, (idak boleh dipaksakan dalam berlatih hal ini berlatih secukpunya tapi rutin atau istiqomah, boleh tiap pagi atau sore hari)
II.    Latihan Fisik : dengan berolahraga
1.      Boleh senam, lari pagi / spirit, berenag, dll secara teratur, (2 kali seminggu: 15-30 meit)
2.      Sesudah itu; lakukan pembuangan nafas; hirup  udaramelalui hidung lalu ditahan sebentar, baru keluarkan udara yang baru dihirup tadi melalui mulut secara perlahan-lahan lebih lama lebih bagus (seirit mungkin keluarkan udara dari miulut tersebut) sambil melihat putaran jarum jam; dari angka 12 sampai dengan 12 (lakukan 10-15 menit) rutin tiap sehabis lari pagi atau dengan meniup lilin yang kita nyalakan ; ditiup tapi jangan sampai mati apinya.
III. Latihan Bersuara (A)
Menghirup udara dari hidung, ditahan dulu ± 15 detik baru dikeluarkan udara tersebut lewat mulut sambil bersuara dengan menyanyikan A,I,U bergantian. Tiap tahap menyuarakan vocal A ≠ 5 menit , I ≠ 5 menit dan U ≠ 5 menit , berturut-turut tiap pagi atau sore (lakukan terus menerus dalam satu minggu)
IV. Latihan Bersuara (B)

Menghirup udara dari hidung , ditahan dulu ≠ 15 detik baru keluarkan udara tersebut lewat mulut sambil bersuara dengan :
1. Bersenandung irama lagu tanpa syair (Bayati , Shoba, Hijaz dll)
2. Atau yalil ….. lagu – lagu bebas
3. Atau melagukan Naghom / Tausikh Tilawah (Seperti dalam teks Tausikh)
V. Latihan Selanjutnya / Penutup
Tariklah nafas dalam-dalam lewat hidung dan hembuskan secara cepat dari hidung (kembang kempis). Demikian lakukan berulang kali x 10 — 15 menit. Sekiranya kepala terasa pening beristirahatlah (itu tandanya sudah capek)
3.Menjaga Suara dan Membentuk Kualitas Vocal /Suara
 Pada saat presentasi atau membacakan ayat-ayat suci Al-Quran, kualitas vocal sangat menentukan keefektifan dalam penampilan. Walaupun komunikasi visual dan verbal merupakan faktor penting tapi kualitas suara juga merupakan faktor yang signifikan. Untuk menjaga kualitas suara agar tetap fit, ada beberapa tips yang dapat digunakan:

1. Latihan secara istiqomah(rutin)

Lakukanlah latihan vocal tertib dimulai dari nada qoror , nawa, jawab, jawabul jawab, hingga murokkab (dari tingkatan terendah hingga tingkatan tertinggi)

2. Jangan merokok

Walaupun sebenarnya rokok tidak begitu berpengaruh besar pada suara.

3. Miinum air putih yang banyak

Hindari untuk minum air teh, kopi dan alkohol. Dan air bersoda yang terlalu banyak. Lebih baik minum air putih yang banyak. Jika minum air minum kemasan, pilihlah merek-merek yang sudah dipercaya keasliannya dan kualitasnya. Karena tidak semua air mineral baik untuk tenggorokan kita. Oleh karena itu perlu dicoba, jika ada minuman yang merpengaruh buruk pada tenggorokan anda, jangan diteruskan meminumnya.

4. Hindari terlalu lama dalam kondisi cuaca panas-dingin

Menurup penelitian, terlalu lama berjemur di terik matahari dan berdiam di ruangan ber AC dapat menurunkan kualitas suara.

5. Hindari makan terlalu malam

Khusus anda yang selalu show dimalam hari, makan terlalu malam mengakibatkan pencernaan yang tidak sempurna, sehingga mempengaruhi kerja tenggorokan yang akan mempengaruhi kualitas vocal. Idealnya bagi seorang qori’ ,makan malam terakhir adalah jam 8 malam.
Makan malam juga bisa membuat badan menjadi gemuk, jika badan kita kegemukan, maka akan mengakibatkan suara menjadi berat, dan pernafasan menjadi sesak tersengal-sengal. Keinginan untuk makan malam bisa digantikan dengan buah-buahan seperti jeruk dsb.

6. Jangan banyak bicara

Hindari terlalu banyak bicara yang tidak ada manfaatnya, berteriak, berorasi dan lain sebagainya. Hal ini akan menghilangkan kelembutan, kejernihan dan kesyahduan suara anda. Akibatnya suara akan menjadi kasar, tidak bening dan kurang sedap untuk didengar.

7. Mengontrol stress

Stress yang berlebihan dapat mengurangi kualitas suara, gunakan teknik relaksasi dan pernafasan untuk mengontrol stress, sehingga aliran darah yang mengalir ke sekujur tubuh dapat terkontrol dan semua organ tobuh anda bekerja dengan baik(termasuk tenggorokan).

8. Puasa beberapa jam sebelum”show”

Hindari makan dan minuman yang merangsang tenggorokan, terutama sebelum tampil, seperti makanan-makanan yang berminyak, mengandung serat, atau yang berbentuk bubuk. Agar tidak mengganggu penampilan suara anda.

9. Jaga kesehatan dan stamina tubuh

Selain olahraga, istirahat yang teratur , penuhi gizi yang dibutuhkan tubuh, agar kesehatan dan stamina tetap terjaga, karena dalam bersuara kita akan mengeluarkan energi yang cukup besar.

10. Jaga kestabilan mental

Hilangkan perasaan grogi, nervous, kurang PD, malu dan kawan-kawannya. Karena hal ini yang mengakibatkan kerusakan paling fatal, suara anda akan menjadi berantakan.
Disamping tips-tips diatas ada satu hal yang lebih penting lagi yaitu tawakkal, berserah diri kepada Allah serta memohan agar usaha anda tercapai. Dan yang tak kalah wajibnya, niatkanlah semua usaha anda semata hanya karena Allah SWT.
4.PESAN DAN SARAN
1. Berlatih rutin setiap hari

Dengan berlatih setiap hari, maka akan mampu mengevaluasi kesalahan dan akan terus membenahi agar menjadi lebih baik lagi. Latihan yang baik yaitu pagi hari (setelah bangun tidur), usahakan jangan minum air terlebih dahulu, karena dengan tenggorokan kering akan mudah membentuk dan meningkatkan kualitas suara.

2. Melatih Pernafasan

Qori’/qori’ah dinilai baik jika memiliki pernafasan yang panjang. Karena dengan pernafasan yang panjang akan memperoleh kesempurnaan dalam bacaannya, terhindar dari waqaf (berhenti) yang bukan pada tempatnya (tanaffus) atau terhindar dari akhiran baca yang kurang harmonis karena kehabisan nafas dan juga dari bacaan yang terlalu cepat (tergesa-gesa) karena mengejar sampainya nafas. Melatih pernafasan dengan melantunkan urat-surat pendek sprit An Nashr dengan stu nafas dan dengan lagu yg mudah, bias juga dengan lagu yang lurus. Dengan dilakukan berulang-ulang maka akan kuat nafasnya. Kemudian rahasia beliau dalam pernafasan adalah cara mengambil nafas yang melalui mulut bukan melalui hidung, alasannya dengan melalui muluk akan mampu mengampil nafas dengan cepat dan banyak.

3. Selalu Menjaga Stamina

Stamina sangat diperlukan oleh seorang qori’/qori’ah kerena dengan stamina yang fit maka suara yang keluar akan maiksimal, tidak mudah berubah-ubah, tidak mudah habis. Caranya dengan makan-makanan yang sehat, rutin berolahraga seperti: jogging, renang, atau senam, serta tidak tidur terlalu malam.

4. Tidak Main-main dalam Mengeluarkan Suara

Dalam mengeluarkan suara usahakan tidak seenaknya sendiri. Harus sesuai dengan maqom lagu yang ada. Dan suara yang baik adalah suara yang keluar dari perut dan memiliki power yang baik.

5. Menjiwai Lagu

Tilawah akan terdengar syahdu dan menyentuh hati jika pembawanya dapat menjiwai lagu. Seperti lagu jiharka yang lebih menekankan kebahagiaan maka harus dibawakan dengan rasa gembira. Lain lagi dengan lagu sedih seperti shoba dan sika maka dibawakan dengan penuh khusyuk. Dengan hal itu akan mampu menggetarkan hati pendengarnya.

6. Mampu Mengimprovisasi Lagu

Di dalam perlombaan internasional seorang qori’/qori’ah ditekankan untuk menggunakan lagu/fariasi sendiri sehingga akan menunjukkan ciri khas qori’/qori’ah tersebut.

7. Tidak Mudah Putu Asa

Kegagalan adalah awal dari sebuah keberhasilan. Seorang qori’/qoriah harus terus maju jika ia ingin sukses. Beliau cerita jika dulunya beliau merupakan jago kalah,setiap lomba yang didapat hanya kekalahan. Namun dengan banyak kekalahan belau termotivasi untuk bangkit. Hingga akhirnya beliau menjadi Qori’ terbaik dunia 2009 di Iran.

8. Niatkan Hanya Untuk Allah SWT.

Belaiu mengatakan, “ Saya senang mampu melantunkan ayat-ayat suci’ Al Qur’an seperti ini karena Al Qur’an adalah kalamullah yang sangat mulia, dan membacanya akan mendapat pahala aplagi dengan tartil dan tilawah”. Dengan kata lain dengan niatan lillaahita’ala maka apabila menang ataupun kalah ia tidak akan menyesal dan selalu bersyukur.
Terima kasih atas perhatiannya semoga bermanfaat 
wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh